-->

5 Tips Investasi Reksadana Untuk Pemula

Investasi Reksadana, apa yang perlu Anda cermati ketika ingin memulai? Berikut sejumlah kiatnya. Yang paling penting, Anda harus tahu Tujuan berinvestasi di Reksadana. Reksadana itu hanya instrumen untuk mencapai tujuan.

Menurut sejumlah riset, kurang dari 10% masyarakat memiliki investasi di Reksadana.

Apa reaksi mereka?

Reaksi  investor pemula macam-macam. Ada yang antusias ingin buru-buru mulai ketika tahu tingginya keuntungan Reksadana (dibandingkan deposito, apalagi tabungan).

Namun, tidak sedikit juga, yang banyak bertanya, tetapi tidak berani mulai. Khawatir akan risikonya dan secara tidak realistis ingin risikonya sepadan dengan tabungan. 

Memang layaknya sebelum membeli produk, apapun itu, kita perlu belajar dulu karakter produk tersebut dengan baik. Tahu kelebihan dan kekurangannya. Dinilai apakah kira-kira cocok dengan kebutuhan kita.

Apalagi bicara soal produk keuangan seperti Reksadana.

Tentu saja ini menyangkut uang, yang kita tahu sensitif. Dapat untuk pendidikan anak – anak, dapat juga untuk dana hari tua, yang jika salah pilih, implikasinya serius.

Kedua, instrumen keuangan belum dipahami oleh banyak masyarakat. Financial literacy mayoritas masyarakat di Indonesia masih rendah, jika tidak paham dapat salah ambil produk.

Karena itu, melalui tulisan ini, wartabrebes.com menyajikan tips bagaimana para pemula belajar investasi. Apa saja yang sebaiknya dipahami sebelum  memutuskan menanam uang di Reksadana.

Mengapa Reksadana?

Reksadana adalah cara investasi yang menarik bagi banyak pemula. Itu yang kami dengar, baca dan perhatikan di berbagai media, termasuk di media ini.

1. Keuntungan per Bulan Reksadana

Keuntungan Reksadana di atas  rata – rata instrumen investasi tradisional, seperti deposito dan tabungan. Tingkat keuntungan ini cukup konsisten dalam rentang waktu beberapa tahun.

Dalam kondisi tingginya kenaikan biaya hidup, terbaca dari angka inflasi, masyarakat butuh instrumen dengan return tinggi. Perlu investasi yang mampu mengejar laju inflasi. Dan reksadana menawarkan itu.

2. Investasi Modal Nabung 100 ribu, 200 ribu, 500 ribu per bulan

Masyarakat banyak yang butuh investasi tetapi mengalami kesulitan jika menyisihkan uang dalam jumlah besar. Keuntungan properti menarik tapi butuh jumlah investasi yang besar. Di Reksadana, investor dapat mulai dengan Rp 100 ribu per bulan.

3. Mudah Dicairkan

Likuiditas investasi seringkali jadi tantangan. Berapa lama investasi dapat dicairkan ketika dibutuhkan. Properti bagus, tetapi butuh bulanan atau bahkan tahunan untuk terjual.

Reksadana?

Tiga hari sejak ditransaksikan, uang pencairan telah masuk rekening investor. Cukup cepat.


Tips Reksadana

Ada beberapa tips untuk melakukan investasi di Reksadana supaya berhasil.

1. Tujuan Keuangan

Banyak yang capek-capek berinvestasi, berkorban tidak dugem untuk dapat menabung, tanpa tahu tujuannya untuk apa. Menganggap, dapat menyisihkan uang tiap bulan secara rutin, sudah merupakan prestasi. Tidak perlu menentukan tujuannya.

Padahal, tujuan investasi sangat penting dalam perencanaan keuangan. Itu core-nya. 

Jadi sebelum Anda membeli Reksadana, renungkan dan putuskan dahulu tujuannya untuk apa, berapa dan kapan dibutuhkan.

2. Pahami Risk-Return

Apa ciri investasi bodong? simpel, iming – iming keuntungan fantasis dengan risiko rendah. Yang terjadi sebaliknya. Keuntungan rendah, risiko sangat tinggi, ujungnya kerugian atau justru kebangkrutan.

Ada hukum investasi, high risk high return, low risk low return. Hukum ini berlaku di semua instrumen termasuk Reksadana.

Oleh karena itu, ketika memulai investasi, kita dituntut tidak hanya siap menikmati keuntungan, tetapi juga siap kalah, siap menanggung kerugian. Ini adalah investasi. Tidak ada kepastian keuntungan atau kepastian kerugian. Dua kemungkinan tersebut bisa sama – sama terjadi.

Reksadana terbaik adalah reksadana yang perbandingan, atau rasio, antara keuntungan dan kerugian yang paling baik. Jadi bukan yang keuntungannya paling tinggi, atau kerugiannya paling kecil. Kedua unsur ini, return dan risk, harus disandingkan kemudian dibandingkan dan yang rasionya paling tinggi adalah yang terbaik.

Mengapa?

Dalam dunia investasi, keuntungannya yang tinggi dapat dicapai, bukan karena keahlian meracik investasi, tetapi karena keberanian mengambil risiko. Misalnya, strategi membeli saham kapitalisasi menengah dan kecil yang spekulatif. Harga sahamnya murah, potensi kenaikkan besar.

Selama pasar dalam kondisi bagus, strategi spekulatif macam ini tidak akan mendatangkan masalah. Tapi, pasar tidak selalu bagus, langit tidak selalu biru. Ada saatnya kelabu.

Saat pasar sedang turun, kondisi bearish,  strategi ini akan memukul return investasi paling keras. Saham – saham spekulatif yang akan turun paling dulu dan paling dalam saat bursa sedang sakit. Keuntungan investasi dapat anjlok bukan kepalang.

Reksadana terbaik adalah yang mampu bertahan untuk cukup stabil dalam segala kondisi. Saat pasar bagus, keuntungannya cukup tinggi, saat pasar turun kerugiannya tidak terlalu besar.

3. Baca Prospektus

Apa hal pertama setelah membeli gadget? Baca manual book. Ya itu yang seharusnya dilakukan, ketika beli produk baru, meskipun bukan kebiasaan mayoritas di Indonesia.

Manual book Reksadana adalah prospektus. Wajib baca dokumen ini sebelum mulai berinvestasi.

Prospektus adalah dokumen legal mengenai penawaran investasi Reksadana yang telah mendapatkan persetujuan dari pihak berewenang. Isinya sangat komprehensif mengenai seluk beluk, serta legalitas dari Reksadana dan lembaga – lembaga yang mengelola investasi ini.

Prospektus dapat diperoleh di Manajer Investasi atau Bank agen penjual Reksadana. Beberapa Manajer Investasi sudah menyediakannya secara online di web mereka, sehingga calon investor dengan mudah bisa mengambilnya secara gratis.

“Baca prospektus njelimet”, kata seorang teman. Prospektus memang agak sedikit rumit bahasanya karena terkait istilah – istilah hukum.

4. Reksadana Online

Bagaimana cara memulai beli dan jual Reksadana? Yang paling mudah, ikut Reksadana Online.

Reksadana Online adalah fasilitas transaksi yang dilakukan via internet. Investor tidak perlu bolak balik ke kantor atau kirim – kirim surat, untuk melakukan pembelian maupun penjualan. Semuanya cukup diselesaikan di depan komputer.

Ada dua jenis Reksadana Online, yakni:

Pertama, fasilitas online yang digagas oleh Manajer Investasi. Fasilitas ini hanya menjual Reksadana yang dikeluarkan oleh Manajer Investasi tersebut. Contohnya adalah Danareksa Investment Management dan Panin Asset Management.

Kedua, fasilitas supermarket Reksadana Online yang menjual dari berbagai Manajer Investasi. Hampir semua jenis Reksadana hadir disini. Tidak terbatas dari satu pengelola saja.

Ada sejumlah keuntungan melakukan transaksi di supermarket Reksadana ini.

Membebaskan semua biaya transaksi pembelian maupun penjualan. Transaksi melalui bank agen penjual masih dikenakan biaya transaksi untuk beli dan jual. Kalaupun ada diskon, biasanya adalah biaya penjualan, dengan syarat tidak boleh mencairkan reksadana selama minimum periode tertentu.

Single account untuk semua reksadana, yaitu satu akun investasi untuk semua transaksi reksadana di Indonesia, satu rekening bank pembayaran yang menghilangkan biaya tambahan untuk aktifitas investasi, dan satu laporan untuk semua Reksadana yang memberikan kemudahan evaluasi dan analisa.

Jaminan keamanan bertransaksi. Dengan sertifikasi Secure Sockets Layer (SSL) 256 bit, setiap koneksi pengiriman data dienkripsi. dan dalam setiap transaksi pengguna wajib memasukkan PIN.

5. Segera Mulai!

Action speaks louder than words. Seberapa keras kita berteriak, jika tidak dilakukan sama aja bohong. Begitu pula dalam investasi.

Ada beberapa alasan mengapa mulai sejak dini wajib.

Pertama, tanpa dimulai, kita tidak akan pernah tahu, tidak bisa merasakan feel-nya, bagaimana menempatkan uang di Reksadana. Keuntungan dan risiko hanya dapat diresapi setelah menjalaninya.

Kedua, mulai lebih awal dengan jumlah kecil akan mendatangkan keuntungan lebih besar dibandingkan mulai terlambat dengan jumlah besar. Adanya faktor compunding interest, bunga berbunga, membuat waktu berpihak pada kita yang mulai sejak dini.

Ketiga, jika masih khawatir, dapat mulai dengan jumlah kecil, sekecil Rp 100 ribu sebulan.

Mayoritas pemodal Reksadana adalah pemula. Karakteristik Reksadana yang return tinggi, minimum investasi kecil dan kecepatan pencairan memang punya daya tarik buat pemodal pemula.

Namun, sebelum mulai, pemodal pemula sebaiknya mempelajari dulu. Pahami instrumen ini dengan dengan seksama. Ini akan membantu kemungkinan kesalahan memilih produk dan mengambil keputusan investasi.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel