-->

7 Fakta Menarik Kabupaten Brebes

Brebes memiliki banyak fakta menarik yang sering kali di abaikan oleh orang-orang, bahkan masyarakat Brebes sekalipun. Berikut fakta-fakta menarik tentang Kabupaten Brebes:

1. Brebes dan Telur Asin

Selain terkenal bawang merahnya, Brebes juga tidak dapat lepas dari telur asin. Setiap masyarakat yang mengunjungi Brebes tidak lengkap rasanya apabila tidak mencicipi telur asin, bahkan telur asin seakan menjadi oleh-oleh wajib yang harus dibawa seusai berkunjung dari Brebes.

Keunikan telur asin Brebes yakni tidak bau amis dan banyak ragam rasanya, bukan hanya telur asin rebus biasa namun ada macam-macamnya, seperti telur asin bakar, telur asin original, telur asin panggang, dan telur asin asap bawang. 

Hampir seluruh masyarakat kabupaten Brebes memang menguasai cara pembuatan telur asin yang berkualitas, nikmat, dan memiliki takaran yang pas.

Selain cara pembuatan, hal yang perlu diperhatikan adalah kualitas telur. Biasanya masyarakat kabupaten Brebes menggunakan telur bebek pangon, yaitu bebek yang tidak hanya tinggal di kandang, tetapi juga digiring ke sawah untuk diangon.

2. Kabupaten Brebes Terpisah oleh Kota Lain

Brebes terbagi menjadi dua, yaitu Brebes Utara dan Brebes Selatan. Di antara kedua tempat ini ada Kota Tegal yang memisahkannya. 

Meskipun di dalam peta tidak terlalu terlihat, tetapi apabila ada warga Brebes Selatan yang ingin ke Brebes Utara maka ia harus melewati Tegal terlebih dulu sebelum sampai di Brebes Kota. Begitu pun sebaliknya, jika ada masyarakat Brebes Utara yang ingin berkunjung ke Brebes Selatan maka ia harus melewati Kota Tegal.

3. Memiliki Dua Bahasa Daerah

Kabupaten Brebes berada di ujung utara paling barat Provinsi Jawa Tengah sehingga bersinggungan langsung dengan provinsi Jawa Barat.

Hal ini menyebabkan beberapa kecamatan di Brebes terutama yang berada di kabupaten Brebes Selatan dan kabupaten Barat ada yang menggunakan bahasa sunda sebagai bahasa daerah meski wilayahnya ada di Jawa Tengah, seperti contohnya: Kecamatan Salem, Kecamatan Bantarkawung, Kecamatan Banjarharjo,dan Kecamatan Ketanggungan.

Bahasa sunda tersebut dikenal dengan Bahasa Sunda Brebes yang bisa di kenali dari intonasi dan beberapa kosakata berbeda dengan bahasa Sunda standar. 

Kendati demikian, warga yang menggunakan bahasa Sunda biasanya paham dengan orang  orang yang ngobrol menggunakan bahasa Jawa atau ngapak karena ada beberapa kecamatan di kabupaten Brebes yang menggunakan kedua bahasa tersebut, seperti di Kecamatan Kersana, Kecamatan Losari, dan Kecamatan Bumiayu.

4. Penghasil Bawang Merah Terbesar

Hampir 50 % penghasil bawang merah di Indonesia berasal dari Kabupaten Brebes. Dari 17 kecamatan yang terdapat di Kabupaten Brebes, 11 di antaranya adalah penghasil utama bawang merah.

5. Memiliki Jumlah Penduduk Terbanyak di Jawa Tengah

Dengan luas wilayah 1.902,37km2, Brebes memiliki masyarakat kurang lebih 1,7 juta jiwa. Jumlah ini merupakan jumlah masyarakat kabupaten terbanyak yang ada di Provinsi Jawa Tengah.

6. Kabupaten Brebes Tidak Ada Bioskop

Karena wilayah Brebes masih termasuk Desa, maka sulit sekali menemukan Mall di Brebes, bahkan hanya terdapat 2 Mall besar di kabupaten Brebes yang berada di Ketanggungan. 

Untuk menemukan Mall saja begitu sulit, apalagi menemukan bioskop yang tidak ada di seluruh pelosok Brebes. Dulu pernah terdapat bioskop di Kecamatan Bumiayu, bernama Bioskop Sena, tetapi bangkrut karena terjadi kebakaran dan kini telah beralih fungsi menjadi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

7. Memiliki Banyak Tempat Wisata Tersembunyi

Ingin refreshing ke Pantai? Curug (air terjun)?  Atau mau berendam di air panas? Semuanya ada di Brebes, tetapi tidak terlalu terkenal. 

Kebanyakan dari tempat wisata itu berada di tempat terpencil, akses jalan menuju ke tempat itu pun cukup sulit, tetapi hal itu sepadan dengan pemandangan luar biasa yang didapatkan di sana. 

Berikut ini beberapa tempat wisata yang terdapat di Kabupaten Brebes, khususnya Brebes Selatan: Curug Putri (Kecamatan Sirampog), Cipanas Pakujati (Kecamatan Bumiayu), Kebun Teh Kaligua (Kecamatan Paguyangan), Waduk Penjalin (Kecamatan Paguyangan), Candi Pangkuan (Kecamatan Paguyangan), Cipanas Buaran (Kecamatan Bantarkawung), Pantai Randusanga (Desa Randusanga), dan masih banyak lagi.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel