9 Tips Mulai Bisnis Online Modal 0 - Warta Brebes

Selasa, 22 Desember 2020

9 Tips Mulai Bisnis Online Modal 0


Pernahkah Anda merasa gaji yang didapat dari perusahaan masih belum mencukupi untuk kebutuhan bulanan? Bahkan terkadang harus nombok sana sini untuk dapat memenuhi kebutuhan?

Kalau Anda merasakan hal tersebut setiap bulan, itu merupakan tanda Anda butuh penghasilan tambahan.

Pertanyaan selanjutnya, bisnis atau usaha apa yang dapat dilakukan sebagai sampingan dari pekerjaan utama? Ada banyak ide usaha sampingan sebetulnya, namun yang cukup realistis Anda bisa memulai bisnis online.

Mengapa realistis? Karena bisnis online dapat Anda lakukan kapan saja dan di mana saja. Dapat dilakukan disaat senggang, sambil duduk di dalam bus atau ojek online menuju kantor. Untuk itulah, berikut kami sajikan cara-cara memulai bisnis online dari nol.

1. Mencari inspirasi dari orang terdekat

Sebelum memulai bisnis online, ada baiknya Anda melakukan riset produk apa saja yang banyak dicari masyarakat saat ini. Boleh yang memang sedang tren atau memang produk yang selalu dibutuhkan banyak orang.

Anda dapat memulai riset ini saat berkumpul dengan teman atau keluarga. Dengarkan apa yang sering mereka utarakan soal produk yang tengah ramai diperbincangkan.

Cari tahu di mana Anda bisa mendapatkan produk yang banyak dicari tersebut. Termasuk untuk mendapat suplier yang bisa memberi harga termurah.

Anda harus memahami kebutuhan publik di tahap awal ini. Ingat, produk yang dijual nanti adalah yang dibutuhkan banyak orang. Bukan karena Anda suka dan kemudian ingin menjualnya.

2. Tetapkan produk yang akan dijual

Anda dapat melakukan riset secara online dengan mencari kata kunci atau keyword yang banyak dicari mengenai suatu produk. Semakin banyak dicari orang, itu menandakan produk tersebut memang tengah dibutuhkan.

Namun, persaingan untuk menjualnya pun pasti tidak akan mudah. Karena pasti juga banyak orang yang punya pemikiran sama. Karena itu pikirkan dengan matang produk yang akan Anda jual sebagai penambah penghasilan.

Untuk itu, Anda bisa saja memilih dua tipe produk. Pertama yang memang sedang ngetren. Produk kedua adalah sesuatu yang bersifat long time, tidak pernah basi dan selalu dibutuhkan masyarakat. Selama harga yang ditawarkan cukup bersaing, maka jualan Anda akan punya pembeli.

3. Pilih sistem penjualan

Dunia digital atau online memang memudahkan banyak hal dalam kehidupan manusia. Termasuk mendapatkan produk untuk kemudian menjualnya kembali dengan tambahan keuntungan.

Salah satu sistem penjualan yang kini banyak digunakan para pelaku bisnis online di awal usahanya adalah menjadi dropshiper. Sistem ini membuat Anda tidak harus menyimpan stok barang yang dijual. Biarkan suplier atau penjual utama yang melakukannya.

Anda cukup mencari pembeli, urusan pengiriman barang menjadi urusan distributor. Namun, Anda tetap harus cermat memilih distributor yang memang punya kredibilitas tinggi. Jangan sampai Anda banyak menerima keluhan akibat kualitas barang tak sesuai dengan yang dipromosikan.

4. membangun website

Kalau Anda punya sedikit modal di awal bisnis, bisa saja Anda tidak memilih sistem dropship. Anda dapat memilih untuk melakukan stok hingga pengiriman barang oleh Anda sendiri. Ini memang bisa menjaga dan meningkatkan kredibilitas Anda sebagai penjual di mata konsumen.

Untuk itu, Anda harus mulai membangun website yang menjadi etalase jualan Anda di dunia online. Website merupakan pusat dari aktivitas bisnis online Anda. Juga menjadi tempat penyimpanan data kostumer yang suatu saat pasti akan dibutuhkan.

Dengan memiliki website, calon pembeli bisa disajikan banyak pilihan dari produk yang Anda jual. Termasuk mendapat informasi lebih detail tentang produk yang mereka inginkan.

5. Buka jaringan media sosial

Setelah website Anda tayang di dunia maya, kini saatnya untuk menyebarluaskannya. Sebagus dan sekeren apapun website Anda jika tidak banyak diketahui orang sama saja tidak artinya.

Saat ini eranya media sosial Anda dapat melakukan promosi melalui media sosial secara gratis. Media sosial merupakan pilihan utama sebagai sarana promosi saat Anda memulai bisnis online.

Buatlah akun dengan nama toko online atau website Anda. Jangan hanya di satu media sosial, tapi juga di banyak varian. Namun, yang banyak digunakan di Indonesia saat ini adalah Facebook, Twitter, Instagram, dan YouTube.

Sebaiknya, Anda juga sudah memiliki akun pribadi di ketiga media sosial utama di Indonesia tersebut. Sehingga Anda dapat lebih mudah menyebarluaskan informasi mengenai produk dan website yang akan menjadi lahan Anda mendapatkan tambahan penghasilan.

6. Sebar di marketplace

Tak cukup hanya melalui media sosial, Anda juga dapat memperluas area pemasaran produk melalui marketplace. Keberadaan marketplace seperti Bukalapak, Tokopedia, atau Shopee memang sangat membantu para pelaku usaha online dalam menemukan pembeli.

Saat website Anda belum banyak diketahui publik, marketplace menjadi alat yang pas untuk mendongkrak penjualan. Sekaligus menjadi sarana untuk membuat masyarakat menyadari kehadiran toko online milik Anda. Jadi pastikan setiap produk yang Anda pasang di marketplace selalu membuat calon pembeli membuka website Anda.

Pada dasarnya, marketplace memiliki fungsi yang tidak jauh berbeda dengan media sosial. Mempromosikan produk yang Anda jual tanpa harus keluar dana besar. Untuk kemudian membuat konsumen makin mengenal toko online milik Anda tersebut.

7. Cari asisten jika dibutuhkan

Ini mungkin sudah menjadi tahap selanjutkan dari bisnis online yang Anda lakukan. Namun tidak ada salahnya jika sudah mulai disiapkan sejak dini. Sehingga bisnis Anda dapat tetap berlari kencang tanpa kendala.

Asisten akan dibutuhkan saat bisnis online Anda sudah mulai jalan, bahkan berlari. Anda tidak akan mungkin bisa mengatasi semua tetek bengek dari bisnis. Mulai dari mempromosikan barang, menerima order, mengepak, hingga menerima keluhan pelanggan. Anda butuh asisten untuk membantu menyelesaikan semua tugas tersebut.

Anda dapat mulai mencari asisten dari orang terdekat. Bisa istri, suami, anak, atau saudara yang memang punya waktu cukup luang untuk membantu. Tentu saja berlaku profesionalitas dalam hal ini. Mereka harus mendapat upah dari apa yang telah mereka lakukan untuk membantu Anda.

8. Buat rekening baru khusus bisnis

Banyak orang yang memulai bisnis, online maupun offline, sering mencampuradukkan pendapatan dalam satu rekening. Ini justru yang akan membuat usaha Anda sulit maju. Karena Anda tidak bisa mengukur sudah seberapa jauh penghasilan yang didapat dari bisnis online ini.

Karena itu, saat memulai bisnis online Anda sudah harus langsung membuka rekening terpisah. Jangan digabung dengan rekening yang menerima payroll setiap bulan. Atau Anda akan dibuat pusing setiap bulannya saat melakukan perhitungan neraca pendapatan.

9. Komitmen dengan dua kesibukan Anda

Satu hal yang tak kalah penting dalam memulai sebuah usaha adalah komitmen yang tinggi. Meski waktu Anda praktis sudah banyak dihabiskan di kantor, tetap berkomitmen untuk meluangkan waktu di bisnis online Anda.

Katakanlah Anda punya jam kerja di kantor antara 8-9 jam per hari. Nah, waktu yang Anda berikan untuk melakukan bisnis online ini cukup 3-4 jam sehari. Tapi, pastikan Anda melakukannya secara konsisten setiap hari.

Bahkan, waktu libur di akhir pekan pun tetap digunakan untuk menjalankan bisnis online ini. Karena bisnis online itu berputar terus selama 24 jam sehari dan 7 hari seminggu tanpa libur.

Memulai bisnis online memang dibutuhkan kerja keras dan kerja cerdas. Karena Anda harus pintar membagi waktu antara pekerjaan utama dengan bisnis sampingan tersebut.

Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda