-->

Buntut Penggerudukan Warga, RSUD Brebes Dijaga Anggota Polisi


BREBES
- RSUD Brebes digeruduk oleh puluhan warga yang hendak mengambil paksa jenazah positif Covid-19. Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, Senin (28/12) rumah sakit milik pemerintah daerah tersebut dijaga pihak kepolisian.

Kapolres Brebes AKBP Gatot Yulianto melalui Kabag Ops Polres Brebes Kompol Raharja menyatakan, sedikitnya ada 40 personel kepolisian yang berjaga di sekitar RSUD Brebes. Penjagaan tersebut untuk mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

"Pengamanan ini agar kejadian seperti kemarin (pengambilan paksa jenazah positif Covid-19) tidak terulang kembali," katanya.

Sambungnya, untuk mengantisipasi agar tidak terulang kembali kejadian di RSUD, pihaknya bekerjasama dengan dinas terkait dan telah memberikan pemahaman kepada tiap desa. Pemahaman tersebut terkait jika ada warga yang meninggal dan dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19, pemakamannya harus sesuai standar protokol kesehatan.

"Penjagaan ini sifatnya situasional. Tetapi kami harapkan masyarakat telah memahami bahwa jika ada pihak keluarga yang terkonfirmasi Covid-19 dan meninggal, pemakamannya harus sesuai dengan standar protokol kesehatan," terangnya.

"Jika nantinya kami dibutuhkan untuk pengamanan, kami isian) akan selalu siap," tuturnya.

Diberitakan sebelumnya, puluhan warga enggeruduk RSUD Brebes, Sabtu (26/12). Mereka mendatangi rumah sakit milik Pemerintah daerah tersebut untuk menjemput jenazah pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Direktur RSUD Brebes drg Oo Suprana mengatakan, setelah dinyatakan meninggal dunia, pasien terkonfimasi positif Covid-19 tersebut rencananya akan dimakamkan sesuai dengan standar protokol kesehatan yang ada. Namun, pihak keluarga meminta pemulangan jenazah secara paksa.

"Sebelumnya, kami telah memberikan pemahaman kepada pihak keluarga, tetapi pihak keluarga tetap bersikukuh untuk mengambil pulang jenazah," katanya.

Berdasarkan Informasi yang dihimpun di lapangan, pasien meninggal tersebut telah berada di ruang isolasi. Hasil rapid test dan swab PCR pasien ibu hamil itu menunjukkan hasil reaktif rapid dan positif swab PCR.

Usai mendapatkan arahan dari pihak rumah sakit, jenazah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 akhirnya dibawa kembali ke RSUD untuk dimakamkan sesuai dengan protokol kesehatan yang ada.

"Saat ini jenazah telah dibawa kembali ke RSUD untuk dimakamkan sesuai protokol kesehatan yang ada. Usai diberikan pemahaman oleh kami dan kapolres, pihak keluarga telah menerimanya untuk pemakaman sesuai dengan protokol kesehatan," paparnya.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel