-->

Kasus Covid-19 di Kota Tegal Tembus 1.560 Pasien, 69 Meninggal Dunia

TEGAL - Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono mengaku sedang mempersiapkan skema dalam upaya meminimalisasi bentuk kerumunan saat malam pergantian tahun 2021. Pasalnya, di beberapa titik ruang publik seperti di Jalan Pancasila hingga Alun-alun dipastikan akan menjadi lokasi keramaian.

''Saya yakin, Kota Tegal akan diserbu oleh masyarakat dari Slawi, Brebes hingga Pemalang saat pergantian malam tahun baru 2021,'' ujar Dedy, Senin (21/12) saat memimpin Rapat Evaluasi Satgas Covid19 di Pringgitan komplek Balaikota Tegal.

Wali Kota menyebut dari data Dinas Kesehatan (dinkes) Kota Tegal, tercatat sejak Maret hingga 21 Desember lalu, warga Kota Tegal yang positif total 1.560. Dengan rincian 21 dirawat, 51 isoman, sembuh mencapai 1.419 dan meninggal 69 orang.

''Ya walaupun dari 69 orang yang meninggal itu, memang hampir semuanya sudah berusia lanjut. Termasuk, memiliki penyakit penyerta,'' pungkasnya.

Dedy juga menerangkan meski yang namanya hidup, mati, jodoh adalah sudah menjadi takdir, namun sebagai manusia harus tetap melakukan ikhtiar.

''Dan ini ujian kita. Di mana dengan kekuatan medsos, kondisi pembangunan Kota Tegal dapat mengundang banyak massa. Makanya, perlu diantisipasi bersama,'' tuturnya.

Walkot menyebut bahwa Kota Tegal memiliki tempat sangat strategis untuk bermain di ruang publik. Apalagi dengan kondisi pembangunan sekarang.

''Jadi, berarti sangat jelas, masyarakat yang datang ke Kota Tegal akan terus meningkat. Tinggal ketegasan kita bersama baik dari TNI sampai Polri, bagaimana menyikapinya,'' terangnya.

Namun di sisi lain, kita juga harus mempertimbangkan terhadap para pelaku ekonomi. Di sisi lainnya pun perlu ketegasan dalam meminimalisir keramaian atau kerumunan wajib dilakukan.

''Harapan kami, jangan sampai ada klaster baru. Yaitu klaster di ruang publik di Kota Tegal yang kini terus dipadati banyak masyarakat,'' paparnya.

Dedy juga menilai keramaian Kota Tegal akan terus meningkat dari akhir tahun hingga awal tahun 2021. Sebab, bila melihat tahun-tahun sebelumnya atau sebelum ada pandemi covid19, Kota Tegal dijejali dengan ribuan warga dari berbagai daerah.

''Sementara ini walaupun ada pandemi, namun dengan perubahan di Taman Pancasila dan Alun-alun Kota Tegal juga dapat menjadi daya tarik bagi masyarakat untuk berkunjung,'' tuturnya.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel