-->

Laki- laki di Tegal Tusuk Tetangga Hingga Tewas, Diduga karena Dendam Pribadi

(Foto: Dok. Panturapost.com)

TEGAL - Diduga karena dendam, seorang laki- laki di Desa Tegalwangi, Kecamata Talang, Kabupaten Tegal, Amar Faisal (35) tega menganiaya dengan menusuk 2 tetangganya sendiri. Salah satu korban wafat akibat ditusuk dengan belati serta mengenahi uluhati.

Awal mulanya, pelaku yang baru kembali bekerja sebagai pande besi, menemui korban bernama Hadiri (40). Seketika pelaku langsung menganiaya korban dengan memakai palu serta belati. Korban juga mengalami cedera di kepala, dada sebelah kiri serta perut sebelah kiri.

Usai menyerang Hadiri, pelaku setelah itu berangkat serta bertemu dengan korban kedua yang bernama Tarjono (47). Korban saat itu tengah duduk bersama temannya minum kopi di samping rumah. Tiba-tiba pelaku menganiaya korban dengan belati. Korban juga wafat akibat mengalami cedera tusuk pas di ulu hati.

“Saat itu hujan deras, aku baru selesai salat. Habis sholat keluar, ada suami udah bersimbah darah, aku langsung peluk,” kata Mualimatun (36) istri dari korban Tarjono.

Usai menyerang korban, lanjut Mualimatun, sahabat korban langsung mengejar pelaku namun gagal. Dia juga langsung berteriak serta minta tolong ke warga. Namun saat itu sedang hujan, tidak ada warga yang mendengarnya.

“Gak ada permasalahan apa apa, tahu-tahu langsung menyerang suami aku. Apalagi, saat sebelum menyerang suami aku, pelaku juga menganiaya tetangga sebelah yang tidak jauh dari rumah pelaku,” ucapnya.

Saat ini, pelaku telah diamankan Satreskrim Polres Tegal. Dari hasil pengecekan petugas, terungkap pelaku nekat menyerang karena dendam lama terhadap kedua korban.

“Dugaan sementara karena dendam lama, sekitar 3 tahunan. Pelaku menyangka, korban akan menyerobot tanah pelaku,” ucap Kasat Reskrim Polres Tegal, AKP I. Dewa Gede Ditya Krishnanda.

Tidak hanya menangkap pelaku, polisi juga mengamankan barang bukti berbentuk pisau belati serta palu. Mengenai kejiwaan pelaku, Dewa Gede mengatakan sepanjang ini belum terbukti gejala pelaku mengalami gangguan kejiwaan.

“Bersumber pada kenyataan di TKP serta barang bukti yang ditemui, pelaku memakai pisau serta palu. Pelaku dijerat pasal 338 serta pasal 351 dengan ancaman 15 tahun penjara,” jelasnya.

Sementara itu, pelaku Amar Faisal mengakui nekat menganiaya kedua korban karena mempunyai dendam pribadi yang sudah lama. Dia menyerang korban dengan palu yang biasa digunakan untuk membuat pisau.

“Korban pertama, yaitu Hadiri masih kerabat saya, ya kerabat sepupu,” akunya.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel