Pandemi Belum Usai, Bumijawa dan Slawi Jadi Kasus Covid-19 Tertinggi di Tegal - Warta Brebes

Sabtu, 19 Desember 2020

Pandemi Belum Usai, Bumijawa dan Slawi Jadi Kasus Covid-19 Tertinggi di Tegal

(Foto: Dok. Radartegal.com)

TEGAL - Kecamatan Bumijawa dan Slawi masuk dalam kategori penyumbang angka Covid-19 tertinggi. Hal ini diungkap Joko Wantoro, Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-18 Kabupaten Tegal.

Sabtu (19/12), ia menyatakan berdasar data kasus Covid-19, di Kecamatan Bumijawa junlah warga yang positif Covid-19 mencapai 39 orangn. Dari jumlah tersebut, hanya 1 orang yang dirawat di rumah sakit. 38 orang lainnya menjalani isolasi mandiri di rumahnya masing-masing.

Sedangkan di Kecamatan Slawi saat ini terkonfirmasi 47 orang positif Covid-19. 17 orang dirawat di rumah sakit, 30 orang lainnya menjalani isolasi mandiri di rumah.

"Bumijawa dan Slawi masuk dalam daftar zona merah. Dua wilayah tersebut harus diperketat agar bisa dicegah penularannya," katanya.

Saat ini, imbuh Joko Wantoro, jumlah kasus keseluruhan Covid-19 di Kabupaten Tegal sebanyak 3.024 orang. Dari jumlah tersebut, 2.630 orang susah sembuh, 240 lainnya masih menjalani isolasi mandiri, 84 orang dirawat di rumah sakit, dan 88 orang meninggal dunia.

"Peningkatannya cukup signifikan. Padahal Satgas  Kabupaten Tegal rutin menggelar operasi yustisi. Bahkan Satgas selalu memberi sanksi kepada para pelanggar. Contoh, jika tidak memakai masker, pelanggar dihukum push up atau menyanyikan lagu nasional," tambahnya.

Kendati demikian, tetapi virus itu sulit ditebak. Lanjut Joko Wantoro, sebab banyak penderita Covid-19 yang tanpa gejala. Sehingga pasien tidak merasakan. Tanpa disadari, orang tanpa gejala (OTG) yang menularkan kepada orang-orang terdekatnya.

"Transmisi lokal seperti inilah yang terjadi. Hampir di seluruh instansi maupun perkumpulan lainnya yang terjadi klaster, karena adanya OTG," tambahnya.

Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda