Polres Brebes Pastikan Seluruh Wujud Keramaian Tahun Baru Tidak Diizinkan - Warta Brebes

Kamis, 17 Desember 2020

Polres Brebes Pastikan Seluruh Wujud Keramaian Tahun Baru Tidak Diizinkan


(Foto: Dok. Panturapost.com)


BREBES - Kepolisian Resor Brebes melarang perayaan Tahun Baru 2021 di segala daerah Kabupaten Brebes yang berpotensi memunculkan kerumunan guna menekan resiko penyebaran COVID- 19.

”Kami yakinkan seluruh wujud keramaian, perizinan buat malam Tahun Baru, misalnya, tidak hendak dikeluarkan Polres Brebes,” kata Wakapolres Brebes Kompul Suryo, Kamis (17/12).

Terpaut tempat wisata, Suryo mengatakan, para pengelola dimohon membuka tempat wisata optimal hingga pukul 17. 00 WIB. Tidak hanya itu, kafe serta restoran pun dilarang menjadi tempat berkumpul dalam memperingati pergantian tahun. Aksi tegas menanti terhadap pengelola-pengelola yang tidak mematuhi syarat. Contohnya penyegelan tempat makan yang melanggar protokol kesehatan oleh satuan polisi pamong praja.

Sedangkan itu, ibadah Natal pada 24 serta 25 Desember dibolehkan di gereja- gereja, namun dengan pembatasan jumlah umat yang hadir. Untuk sebagian besar umat, gereja menyiarkan ibadah secara daring ataupun virtual.

Guna penegakan hukum kata Suryo, Polres hendak menggelar Pembedahan Parafin terpusat pengamanan Natal 2020 serta Tahun Baru 2021 sepanjang 15 hari. Yaitu 21 Desember 2020 sampai 4 Januari 2021.

“Prioritas target dalam Pembedahan Parafin Candi merupakan pengamanan tempat ibadah (Gereja), arus mudik serta balik libur akhir tahun, pengamanan pemusatan massa serta tempat wisata, dan prediksi kendala Kamtibmas sepanjang Natal serta tahun baru,” ucapnya.

Ada pula jumlah kekuatan personil yang ikut serta dalam Pengamanan Natal 2020 serta tahun baru 2021 merupakan 227 Personil Polres Brebes, lembaga terpaut 179 personil yang terdiri dari Tentara Nasional Indonesia (TNI) 50 personil, Dinas Kesehatan 51 personil, Satpol PP 24 personil, Dinas Perhubungan 54 personil dan dorongan 1 SST Brimob Polda Jateng ataupun 25 persnil.

Sedangkan itu, Wakil Bupati Brebes Narjo melaporkan, Pemerintah Kabupaten Brebes, Forkopimda serta segala warga meniadakan perayaan Nataru bagaikan upaya sedia payung. Jangan sampai tidak melindungi diri dari wabah COVID- 19.

“Pemkab tetap membangun sinergi dengan segala personel yang ikut serta, baik dari Kodim 0713/ Brebes, Polres Brebes, lembaga terpaut Pemkab Brebes dalam pengamanan Nataru,” ucap Narjo.

Narjo menegaskan supaya keamanan kemudian lintas di exit tol Pejagan, Brebes Timur ataupun Barat dilindungi keamanannya buat arus mudik. Pula pengamanan objek vital, gereja, tempat wisata wajib benar-benar menemukan perhatian khusus.

Narjo juga wanti-wanti di masa Pandemi COVID- 19, segala personil yang bertugas untuk melindungi kesehatan dengan senantiasa mencermati protokol kesehatan dan jangan segan-segan menegur warga yang tidak mematuhi protokol kesehatan.

Ada pula rapat kordinasi diselenggarakan dalam rangka terpeliharanya suasana kondusif di Kabupaten Brebes pula diisi pemaparan dari bermacam instasi. Antara lain Polres, Dishub, Dinkes, DPU, Satpol PP serta BPBD, dan lembaga terpaut yang lain.

Nampak muncul menjajaki rakor di antara lain Kepolisian Resort Brebes, Kodim 0713 Brebes, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Pramuka, Banser, Forkopimca serta OPD terpaut yang lain.

Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda