-->

Pulihkan Ekonomi Saat Pandemi, Pemkab Brebes Beri Bantuan Ternak

BREBES - Pemerintah Kabupaten Brebes memberikan bantuan sosial berupa ternak, keuangan dan fasilitasi kegiatan pemulihan ekonomi desa terdampak covid-19.

Bantuan ternak yang diserahkan kepada masyarakat bersumber dari APBD Kabupaten Brebes dengan anggaran sebesar Rp 790 juta.

Juga bantuan dari APBD Provinsi Jawa Tengah berupa program fasilitasi pemulihan ekonomi desa bagi masyarakat terdampak covid-19 pada 4 Kelompok Tani Ternak Unggas.

Bantuan diserahkan Wakil Bupati Brebes Narjo dan Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Jawa Tengah, Lalu Muhamad Syafriadi, di Pendopo Brebes, Senin (21/12) lalu.

Menurut Narjo, sejak pandemi covid-19 menyebar ke seluruh penjuru Indonesia, telah menggoyahkan berbagai sektor, mulai pendidikan, sosial, hingga ekonomi. Termasuk bidang peternakan. Di sektor peternakan, antara lain terdampak harga bahan pakan yang tinggi serta kesulitan mencari pangsa pasar, sangat berpengaruh besar bagi pelaku usaha ternak.

“Pemkab tidak hanya diam, dengan memberikan bantuan kepada para pelaku usaha ternak. Kelompok tani ternak dan penguatan ekonomi bagi eks narapidana teroris dengan memberikan modal usaha berupa ternak,” terang Narjo.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Jawa Tengah Lalu Muhamad Syafriadi menjelaskan, dalam tahun 2020 DPKH Provinsi Jawa Tengah mengalokasikan 1425 peternak di seluruh Jawa Tengah dengan bantuan rata-rata 1 peternak mendapat 250 kg pakan.

“Bantuan ini, diharapkan para peternak dapat bangkit dari keterpurukan di masa pandemi Covid-19,” ujar Lalu Muhammad.

Lalu Muhammad mengaku bangga dengan Kabupaten Brebes yang memiliki sumber daya genetik sapi yaitu Sapi Jabres (Jawa Brebes.

“Keunggulannya, 1 ekor Sapi dapat melahirkan hingga 20 kali dalam siklus hidupnya, yang itu tidak pernah tercatat di sapi manapun di Indonesia.” tambahnya.

Ditempat yang sama, Kepala Disnak Keswan Brebes Ismu Subroto menyatakan, bantuan berupa Sapi sebanyak 35 ekor untuk 7 kelompok ternak yang masing-masing menerima 5 ekor per kelompok.

Kambing sebanyak 33 ekor untuk 3 kelompok ternak masing-masing menerima 11 ekor per kelompok. Domba sebanyak 105 ekor untuk 5 kelompok ternak yang masing-masing menerima 21 ekor per kelompok. Dan 2 orang eks narapidana teroris (eks napiter) masing-masing menerima 7 ekor domba. Serta bantuan keuangan senilai Rp 70 juta untuk pengadaan bantuan ternak sapi.

Bantuan diserahkan secara simbolis kepada tujuh Kelompok Tani Ternak (KTT) Sapi untuk wilayah Kecamatan Larangan, yaitu KTT Gunung Payung, Sapi Maju Jaya, Sapi Watu Bedil, Sapi Tunggak Semi, Sapi Lembu Jaya, Sapi Cendana, dan KTT Sapi Jaya Makmur, masing-masing mendapat 5 ekor sapi.

Untuk Peternak Kambing diserahkan pada 3 (tiga) KTT wilayah Kecamatan Larangan Brebes yaitu, KTT Kambing Tapak Sari, Kambing Tapak Mulia dan KTT Bantar Pilang yang masing-masing mendapatkan 11 ekor Kambing.

Untuk bantuan Ternak Domba diserahkan pada 5 (lima) KTT yaitu, Kelompok Ternak Domba Sejahtera, Domba Tunas Karya, Domba Makmur, Domba Karya Mandiri, Domba Barokah Jaya dari Desa Kertabesuki Kecamatan Wanasari sebanyak 105 ekor domba, yang masing-masing Kelompok Ternak mendapat 21 ekor domba.

Dan tambahan penerima Bantuan Sosial APBD Kabupaten Brebes Ternak Domba, untuk warga eks Napiter diberikan pada 2 orang yang masing-masing mendapat 7 ekor domba dan Penyerahan Bantuan Keuangan untuk KTSM Al Hasaniyah Desa Rengaspendawa, Kecamatan Larangan sebanyak 70 juta rupiah.

Adapun Bantuan yang bersumber dari Dana APBD Provinsi Jawa Tengah, yang pertama dalam program fasilitasi pemulihan ekonomi desa bagi masyarakat terdampak covid-19 berupa 600 ekor Itik untuk 3 KTT Itik yaitu Desa Limbangan Wetan, Kecipir, dan Paguyangan, yang masing-masing mendapatkan 200 ekor Itik.

Sedangkan bantuan Ternak Ayam Buras diberikan pada Kelompok Wanita Tani Berkah dari Desa Blandongan Kecamatan Banjarharjo sebanyak 200 ekor ayam.

Selain bantuan ternak, juga mendapat pakan konsentrat sebanyak 1200 Kg, 1 paket bantuan kandang dan satu paket obat-obatan. Dan yang kedua, program jaringan pengaman ekonomi dalam rangka penanggulangan dampak covid-19 kepada masyarakat terdapat berupa 10.500 Kg pakan konsentrat sebanyak 42 orang, yang masing-masing menerima 250 kg pakan konsentrat.

“Dengan budaya kerja kami yaitu Sehati, Amanah, Kemandirian, Terintegrasi dan Inovatif (SAKTI), semoga dapat terjalin kerja sama yang baik antara pemda, Provinsi, dan masyarakat untuk mengembangkan sektor peternakan di Kabupaten Brebes,” tutur Ismu.

Hadir dalam penyerahan Bantuan Hibah/Bansos Ternak dan Keuangan dari Pemerintah Kabupaten Brebes dan Provinsi Jawa Tengah

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel