-->

1.610 Personel Kawal Sidang Perdana Praperadilan Habib Rizieq Shihab

 

JAKARTA - Habib Rizieq Shihab (HRS) melalui kuasa hukumnya sudah mendaftarkan permohonan praperadilan atas penetapan tersangka, penangkapan dan penahanan terhadapnya, dengan pihak tergugat yaitu Polda Metro Jaya.

Permohonan praperadilan itu didaftarkan pada 15 Desember 2020, tercatat dengan nomor registrasi 150/Pid.Pra/2020/PN.Jkt.Sel.

Sebanyak 1.610 personel akan dikerahkan untuk mengamankan proses sidang perdana permohonan praperadilan Habib Rizieq Shihab.

Sidang praperadilan akan digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (4/1).

"1.610 personel gabungan dari TNI, Polri dan pemda disiagakan akan pengamanan sidang praperadilan Senin di PN Jakarta Selatan," ujar Kepala Divisi Humas Polri Irjen Raden Prabowo Argo Yuwono dalam keterangan tertulisnya, Minggu (3/1).

Pengamanan itu, sambung Argo, mulai dari lokasi sidang hingga pengaturan arus lalu lintas di sekitar Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

"Pengamanan mulai lokasi sidang hingga pengaturan jalur lantas," jelasnya seperti dikutip dari Kantor Berita RMOLJakarta.

Pengadilan Negeri Jakarta Selatan sudah menjadwalkan pembacaan permohonan praperadilan yang telah diajukan kuasa hukum Rizieq, pada Senin pukul 9.00 WIB.

Pengadilan juga sudah menunjuk hakim tunggal yang memimpin jalannya persidangan.

"Hakimnya Pak Akhmad Sahyuti, panitera penggantinya Agustinus Endri," tutur Kepala Humas PN Jakarta Selatan Suharno.

Selain Habib Rizieq, kuasa hukum pun telah mendaftarkan praperadilan untuk empat tersangka kerumunan Petamburan lainnya, dengan berkas perkara terpisah.

Kuasa hukum Habib Rizieq, Aziz Yanuar menyatakan, didaftarkannya gugatan praperadilan adalah salah satu supaya menegakkan keadilan dan upaya elegan dari tim kuasa hukum untuk membela kepentingan hukum ulama.

"Upaya hukum itu ialah upaya kami untuk menegakkan keadilan, memberantas dugaan kriminalisasi ulama dan meruntuhkan dugaan diskriminasi hukum yang terus menerus diduga kepada masyarakat, terutama jika berlainan pendapat dengan pemerintah," ujar Aziz.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel