-->

Kasus Covid-19 di Brebes Tembus 3.000, 164 Dilaporkan Meninggal Dunia

BREBES - Kasus Covid-19 di Kabupaten Brebes hingga hari ini hampir menembus angka 3.000 kasus. Dari data Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Brebes, per hari ini ada 2.965 kasus warga Brebes yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Warga yang dinyatakan sembuh dari Covid-19 mencapai 1.916 orang. Sementara warga yang melakukan isolasi mandiri mencapai 513 orang dan 368 orang dirawat. Sementara, 164 orang lainnya dilaporkan meninggal dunia.

Dari 2.965 kasus yang terkonfirmasi Covid-19 tersebut semuanya tersebar di 17 kecamatan yang ada di Kabupaten Brebes. Dengan Kecamatan Brebes yakni pasien terbanyak yang dinyatakan sembuh yaitu 326 orang. Disusul Kecamatan Bumiayu sebanyak 248 orang.

Selain terbanyak jumlah warga yang dinyatakan sembuh, Kecamatan Brebes juga terbanyak pasien Covid-19 yang meninggal dunia, yaitu mencapai 43 kasus. Disusul oleh Kecamatan Bulakamba dengan 27 kasus dan Kecamatan Wanasari dengan 20 kasus.

Sementara itu, dua kecamatan yaitu Kecamatan Bantarkawung dan Paguyangan tidak ada jumlah pasien yang dilaporkan meninggal dunia. Meskipun di dua kecamatan tersebut ada warganya yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Dalam kesempatan beberapa waktu lalu, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Brebes dr Sartono mengingatkan kembali kepada masyarakat agar tidak menyepelekan penyebaran Covid-19. Hal ini lantaran jumlah warga yang terkonfirmasi dan dilaporkan meninggal karena Covid-19 di Brebes terus meningkat.

"Jangan sepelekan penyebaran Covid-19. Karena hampir setiap hari di rumah sakit negeri dan swasta di Brebes ada yang meninggal," tuturnya.

Diungkapkannya, penularan Covid-19 ini dapat menyerang ke siapa saja. Baik itu pejabat, Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun orang biasa. Karena itu, dirinya mengingatkan kepada masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan dan menjaga imunitas.

"Usahakan selalu bahagia. Bikin segala sesuatu yang dapat membuat kita gembira dan tetap berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa," ujarnya.

Selain harus menjaga kesehatan dan imunitas, imbuhnya, masyarakat juga diminta untuk tetap mematuhi protokol kesehatan yang ada. Yaitu 3M, memakai masker saat bepergian, menjaga jarak (hindari kerumunan) dan mencuci tangan di air mengalir sesering mungkin.

"Ingat 3M. Memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan menggunakan sabun. 3M inilah yang harus kita lakukan di tengah pandemi Covid-19 ini," paparnya.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel